Wednesday, December 15, 2010

Bayar Pajak Nyooook!!!

Hoihoihoi Desember sudah tiba

SENANG!!!!

Ada satu kewajiban yang di bulan Desember yang saya sangat benci sekaligus errrr menyenangkan. Apakah ituuu??? #engingeng

BAYAR PAJAK MOTOR !!!sekaligus ngecengin polisi samsat

Jadi inget tahun lalu pagi – pagi dengan dandanan rapi jali saya berangkat sekitar jam 9 dengan harapan samsat belum ramai tapi ternyata SALAH BESAR!!!

Sesampainya di tempat parkir samsat saya bingung mau parkir di mana. Walau motor saya jelek tapi kalau di parkir sembarangan terus hilang masih ada kemungkinan saya pulang nanti digorok dimarahi. Setelah itu dengan perjuangan yang tinggi saya masuk gedung yang sudah berisi lautan manusia #lebaytapiserius

Ada beberapa hal yang membuat saya geleng – geleng sambil nyengir

#1. Tidak ada yang antri

Di depan loket isinya orang semua, mulai dari ibu-ibu, simbah-simbah, bapak-bapak, mbak-mbak (saya ini :P), mas-mas. Pak Polisi yang ada di depan loket bilang “Bapak dan Ibu yang ada di depan loket tolong mundur dulu, beri jalan untuk yang mau maju” DOEEENGG!!!

Heran kok tidak dibuat sistem antri seperti di bank yang lebih rapi plus teratur.

#2. Bayar pajak terlihat seperti nonton konser di lapangan

Satu ruangan penuh!

Kenapa kok bisa begitu??

Bulan Desember banyak libur bersama, pak Polisi yang di samsat ikut libur juga dong

Jadi, banyak orang (termasuk saya :P) bayar pajak lebih awal, maklum kita kan warga negara yang baik. Huahuahua

#3.Kursi tunggu dijajah orang yang tidak tepat

Kursi tunggu di samsat terbatas tapi malah diduduki oleh mas – mas dan bapak – bapak yang terlihat segar bugar padahal di depannya ada simbah – simbah dan ibu – ibu atau mbak – mbak mungil seperti saya (gak baleh protes! Hahahah). Akibatnya, banyak yang dari memasukkan fotokopi BPKB di loket pertama sampai mengambil STNK di loket terakhir harus berdiri.

Nb: saya antri dari loket pertama sampai loket terakhir dari pukul setengah 10 sampai pukul 1 dengan posisi berdiri dan berdesak-desakan (plus diketekin orang). Rasanya??? Sensasinya tak terlupakan

#4. Banyak orang yang tidak berkepentingan masuk ke ruangan

Samsat BUKAN tempat piknik sodara –sodara

Jadi, Bapak Ibu Mas dan Mbak yang pergi bersama suami istri pacar adik kakak anak tolong jangan diajak masuk. Ini nih yang membuat samsat jadi lautan manusia. Buat apa diajak masuk? Mau dijadiin suporter? Lo kata ini pertandingan. Apalagi ibu – ibu yang nemenin suaminya sambil gendong bayi yang nangis terus, ya gimana mau diem lhaa ruangannya aja panas plus penuh sesak.

#5. Ada yang kentut!

Kalau yang ini cuma ada satu kata TERLALU!!!

# 6. Dst dst dst

Tahun lalu setelah sampai loket terakhir saya berjanji dalam hati yang bayar pajak motor saya selanjutnya Bapak saya saja, tapi janji tinggal janji... sayang seribu sayang janji hancur seketika pas liat Pak polisi yang jaga loket terakhir huahuahua

Pesan moral:

marilah bayar pajak biar bisa ketemu polisi ganteng :DDD -hani here,,,sign out!

2 comments:

  1. wew..dah expert ternyata..tolong ajarkan saya menulis sensei =)

    ReplyDelete
  2. muahahahah
    jangan gitu bang :P
    jadi malu saya

    ReplyDelete