Sudah 5 bulan
sejak pengen ini. Sebenernya udah selesai baca bulan kemarin sih. Tapi waktu
itu bacanya langsung chapter 12, hahah... yes, saya senggaksabar itu. Akhirnya baca lagi dari awal.
NYC
I like Chrysler on the cover. Kayaknya itu satu-satunya
landmark New York
yang saya tahu. Buku ini meskipun kebanyakan settingnya di New
York dan saya belum pernah ke sana , nggak membuat jadi “jauh” atau gimana. Udah
terlanjur jatuh cinta sama Bapak Sungai kali ya, hihihi...
Satu-satunya
tempat yang saya tahu di novel ini hanyalah Central Park di Manhattan. Tahunya juga
dari Extreme Ghostbusters, hahah... Duh, jadi kangen Kylie sama Eduardo *baper*
Tempat lain yang bikin penasaran: Paley Park, WORD bookstore in Brooklyn, and
Montauk lighthouse.
Enlightment
Kata-kata dalam
bahasa Inggris sesepele selfie stick, misalnya. I was like, ”Selfie stick
apaan?” untuk kemudian nepuk jidat sendiri “Ya Allah, tongsis!” atau
counterfactual thinking, hal yang sering dilakukan tapi tidak tahu namanya. I
didn’t even know that it has a name! PostSecret dan cerita tentang
bangunan-bangunan yang dilewati Raia dan River.
Favorite characters
I like Bang Paul
dengan logat Bataknya. “Golek-golek.”
Kalo di sini jadinya ”nyari-nyari” :D Aga and Mimi seem nice and fun, too. Mimi
mewakili pembaca banget tuh, haha...
Favorite scenes
Mi instan! Sama waktu Mamaw jawab pertanyaan Raia di telepon.
Buku ini lumayan “padat” menurut saya, dengan flashback di sana-sini. Dan
bisa banget ceritanya dilanjutin. Bisa banget :D I can live with this, though :D

No comments:
Post a Comment